Skip to main content

DETIK YANG BERPUTAR

(Catatan Menyusur Hari...365)

Detik yang berputar itu...
Serasi titipan suci Al-Furqan
Bersilih malam dan siang
Memanjat rasa syukur
Meraih selaut nikmatNya
Dengan keindahan walau ada
Kedukaan bukan terperi
Kepahitan tidak terkata
Kepayahan tiada tergambar

Detik yang berputar itu...
Ruang merenung ke depan
Tanpa lupa menoleh ke belakang
Walau dengan secarik masa
Kerana di dalamnya ada sejarah
Matang dengan tanda dan nilai
Pedoman kukuh lagi ampuh
Buat insan menyongsong muka

Detik yang berputar itu...
Di dalamnya ada getir
Menguji kejap iman dan selera
Akan longlai jika tunduk
Akan rebah andai mengalah
Akan tewas kira menyerah
Bila akal beraja nafsu
Saat jiwa dinaungi kelam

Detik yang berputar itu...
Ruang untuk tangkas berjuang
Walau rebah dan tersungkur
Namun adat bertualang terus lekas
Bingkas menerobos rasa sulit
Menganyang seribu sukar
Demi mengota sebuah cita
Mendamba sebuah hakiki

Detik yang berputar itu...
Bagai kembara tanpa hujung
Namun di depannya pasti ada
Jalan menuju keinsafan
Pojok merebut keberkatan
Pintu pembuka keampunan
Itu janji Sang Pencipta
Pada manusia kerdil nan tulus
Membilang hari berbekal takwa.

Karya :
Hasron Nazri Hashim (HNH)
31 Disember 2025



Comments